Sabtu, 18 Februari 2023

Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1444 H


Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dilaksanakan pada hari Jumat, 17 Februari 2023 di SD Negeri Karanganyar, dengan tema “Melalui Peringatan Isro’ Mi’raj Kita Tingkatkan Kualitas Ibadah Agar Terbentuk Pribadi-pribadi yang Berakhlakul Karimah”. Kegiatan ini diikuti oleh dewan guru, komite sekolah serta seluruh siswa-siswi SD Negeri Karanganyar.

Kegiatan ini merupakan suatu agenda acara Hari Besar Islam yang selalu dilaksanakan di SD Negeri Karanganyar. Kegiatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW ini diisi dengan berbagai macam kegiatan seperti pembacaan ayat suci Al Qur’an dan ceramah yang di sampaikan oleh bapak Kyai Saiful Ulum, serta di akhir acara dilanjutkan dengan makan bersama.

Banyak hikmah dan pelajaran yang bisa kita petik dari peristiwa isra mi’raj ini. Dengan acara peringatan tersebut, diharapkan siswa-siswi SD Negeri Karanganyar menjadi generasi yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, melainkan juga religius dalam menyebarkan kebaikan dan menjadi pribadi-pribadi yang berakhlakul karimah.

Dokumentasi Kegiatan








Selengkapnya

Senin, 13 Februari 2023

Berbagi Pemahaman dan Pengalaman Budaya Positif

Artikel Aksi Nyata Modul 1.4
Berbagi Pemahaman dan Pengalaman Budaya Positif


Oleh:
Doni Hermanto
SD Negeri Karanganyar
Calon Guru Penggerak Angkatan 7 Kabupaten Jepara

A. Latar Belakang
Sekolah yang menjadi idaman dan harapan bagi kita adalah sekolah yang dapat menciptakan kenyaman dan memberikan keleluasaan bagi peserta didik untuk hidup dan berkembang sesuai kodratnya. Sekolah yang aman, dan nyaman terhindar dari berbagai macam bentuk penindasan, hukuman, bulliying, kekerasan dan pemaksaan terhadap warga sekolah khususnya peserta didik. Sekolah akan berusaha maksimal untuk menciptakan suasana lingkungan yang penuh dengan kehamonisan dan pembiasaan disiplin positif yang dapat mendorong tumbuhnya karakter yang lebih kuat pada peserta didik sesuai dengan profil pelajar Pancasila.

Dalam menciptakan lingkungan dengan pembiasaaan budaya disiplin positif, sekolah perlu memastikan peserta didik merasa dalam kondisi yang aman, dan nyaman agar mereka mampu berpikir, bertindak, dan mencipta dengan merdeka, mandiri, dan bertanggung jawab. Untuk itu salah satu strategi yang perlu kita lakukan adalah menilik kembali bentuk nilai-nilai disiplin positif yang selama ini sudah di jalankan di sekolah-sekolah kita. Sejauh ini, disiplin di sekolah kita maknai sebagai sikap patuh terhadap segala aturan yang diterapkan di sekolah. Tentunya hal ini membawa dampak yang kurang baik pada diri peserta didik. Peserta didik menjadi tidak terbiasa untuk memotivasi dirinya secara internal dalam berdisiplin, tetapi masih terpengaruh dengan motivasi secara eksternal. Dampak dari situasi ini peserta didik menjadi tidak senang jika diberikan hukuman dan apalagi jika dalam waktu yang lama dapat membuat peserta didik menjadi pemberontak. Budaya Positif mengajak sekolah untuk berbenah, menerapkan poin-poin utama dengan tujuan menggali motivasi internal dari dalam diri peserta didik dan seluruh warga sekolah untuk mencapai pendidikan yang lebih baik. Sehingga budaya positif dapat terbiasa dilakukan dalam kegiatan sehari-hari serta mengakar dalam diri setiap peserta didik.

B. Tujuan
Tujuan aksi nyata ini diantaranya yaitu menumbuhkan budaya positif di lingkungan sekolah dan menggerakkan guru untuk menerapan disiplin positif di lingkungan sekolah

C. Tolok Ukur
  • Terbentuknya kesepakatan dan keyakinan kelas
  • Munculnya budaya positif di lingkungan sekolah.
  • Adanya perubahan posisi kontrol guru menjadi manajer dan menerapkan segitiga restitusi dalam membantu siswa memecahkan masalahnya.

D. Linimasa Tindakan Yang Akan Dilakukan
Adapun langkah-langkah yang akan dilakukan:
Minggu ke-1
  • Pembentukan Tim
  • Penyusunan dan perencanaan konsep kegiatan
  • Koordinasi dan meminta ijin kepada kepala sekolah.
Minggu ke-2
  • Pelaksanaan aksi nyata penerapan budaya positif di kelas (Praktik membuat kesepakatan dan keyakinan kelas dan membantu menyelesaikan masalah peserta didik dengan menggunakan segitiga restitusi)

Minggu ke-3

  • Membagikan pemahaman dan pengalaman dalam menerapkan menumbuhkan budaya positif dengan rekan sejawat.

Minggu ke-4
  • Refleksi dan pelaporan aksi nyata

E. Deskripsi Aksi Nyata
Kegiatan aksi nyata diawali dengan membuat keyakinan kelas bersama peserta didik khususnya peserta didik kelas 4 yang saya ampu. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik kelas 4 dengan sangat antusias dalam menuliskan dan menyakini nilai-nilai kebajikan untuk menciptakan disiplin positif terutama di kelas 4. Kegiatan selanjutnya yaitu desiminasi Budaya Positif yang dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 28 Januari 2023 di SD Negeri Karanganyar Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh kepala sekolah dan rekan guru SD Negeri Karanganyar serta rekan sejawat perwakilan dari SD Negeri 3 Ujungpandan, SD Negeri 4 Ujungpandan, SD Negeri 1 Guwosobokerto, serta dari SD Negeri 2 Guwosobokerto. Kegiatan desiminasi budaya positif ini yaitu menginformasikan berbagi pemahaman dan pengalaman tentang materi modul 1.4 budaya positif yang konsep utamanya tentang perubahan paradigma belajar, disiplin positif, Motivasi, Hukuman dan Penghargaan, serta restitusi, lima posisi kontrol restitusi, keyakinan kelas, kebutuhan dasar manusia, lima posisi control, dan segitiga restitusi. Peserta desiminasi sangat antusias dalam menyimak pemaparan materi yang saya sampaikan.

Kegiatan aksi nyata selanjutnya, yaitu saya akan mengajakan warga sekolah khususnya guru kelas agar dapat menerapkan dalam membuat kesepakatan atau keyakinan kelas di kelasnya masing-masing. Selain itu juga mengajak untuk mempraktikan posisi kontrol guru sebagai manajer dan menerapkan segitiga restitusi jika ada peserta didiknya yang menemui masalah demi mewujudkan budaya positif di lingkungan sekolah.

F. Dukungan Yang Dibutuhkan
  • Seluruh komponen pemangku kepentingan sekolah
  • Kolaborasi dengan rekan sejawat dalam menerapkan budaya positif di sekolah
  • Orang tua sebagai pendamping peserta didik dalam menerapkan budaya positif.
Selengkapnya

Jumat, 16 Agustus 2019

Kemeriahan Lomba 17 Agustus SDN Karanganyar


Tanggal 17 Agustus merupakan hari yang sangat penting bagi seluruh rakyat Indonesia, karena pada tanggal tersebut Presiden Soekarno mendeklarasikan kemerdekaan Indonesia di hadapan dunia. Masyarakat Indonesia memiliki cara unik merayakan kemerdekaan Indonesia dengan melaksanakan kegiatan yang biasa disebut “Lomba 17 Agustus”.

Selain untuk merayakan ulang tahun kemerdekaan Indonesia, tentu saja tujuan dari kebanyakan para siswa yang berpartisipasi dalam lomba adalah mengincar hadiah yang disediakan panitia. Namun di samping itu sebenarnya lomba ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan antara siswa dengan guru.

Pada perlombaan kali ini, SDN Karanganyar akan menampilkan beberapa jenis lomba yang berbeda dari biasanya, antara lain seperti Lomba kelereng marathon, mencari lubang buaya, godho rujak polo, bola anti jomblo, dan lomba monyong cantik. Dilihat dari namanya saja sudah menarik bukan?

Selain itu, para siswa juga akan memperebutkan banyak hadiah yang tidak disangka-sangka sebelumnya dan tentunya spektakuler. Hal tersebut membuat para siswa lebih bergairah dalam mengikuti perlombaan tersebut. Hadiah yang diberikan digadang-gadang menjadi hadiah dengan jumlah terbesar sejak sekolah didirikan. Berikut ini hadiah yang akan diperebutkan oleh para siswa, Juara 1: Kulkas 2 Pintu, Juara 2: Sepeda Gunung, dan Juara 3: HP Android. Wow banget bukan?

Berikut ini kumpulan foto-foto yang berhasil kameramen abadikan.



(Para peserta menyiapkan diri)

(Para panitia sedang berdiskusi)

(Ketua panitia memberikan arahan)



(Mencari Lubang Buaya)

(Kelereng Marathon)


(Godho Rujak Polo)

  
(Bola Anti Jomblo)


(Monyong Cantik)



(Proses Penyerahan Hadiah)

 

(Juara 1: Kulkas 2 Pintu)

(Juara 2: Sepeda Gunung)

(Juara 3: HP Android)

Nah, itulah kegiatan untuk memperingati hari kemerdekan yang ke 74 RI. Dengan menerapkan semangat tersebut ke dalam lomba, niscaya Anda akan sukses menjadi pemenang. Semangat ini yang juga harus ditanamkan kepada setiap warga negara Indonesia untuk membuat Indonesia menjadi lebih maju lagi.
Selengkapnya

Sabtu, 27 Juli 2019

Menumbuhkan Budaya Literasi

Menumbuhkan Budaya Literasi Melalui Gerakan “Ayo Membaca Buku”







"Gerakan Literasi Sekolah (GLS) merupakan upaya menyeluruh yang melibatkan semua warga sekolah (guru, peserta didik, orang tua/wali murid) dan masyarakat, sebagai bagian dari ekosistem pendidikan."
Selengkapnya

Senin, 15 Juli 2019

Upacara Bersama Koramil

Kumpulan Foto Upacara Bersama Koramil Welahan









"Upacara bendera merupakan salah satu upaya dalam menumbuhkan budi pekerti dan karakter bangsa kepada para siswa, terutama nilai-nilai kebangsaan dan kebhinekaan."
Selengkapnya

Minggu, 16 Juni 2019

Perpisahan SDN Karanganyar TP. 2018/2019

Kumpulan Foto Perpisahan SDN Karanganyar TP. 2018/2019

(Paduan Suara)

(Penyerahan piala kepada siswa berprestasi)


(Foto bersama siswa berprestasi dan wali murid)

(Penyerahan slempang oleh Kepala Sekolah)



(Proses sungkeman)

(Sambutan perwakilan kelas VI)

(Sambutan perwakilan adik kelas)

(Sambutan guru kelas VI)



(Sambutan Bapak Kepala Sekolah)

(Sambutan perwakilan wali murid)

(Sambutan komite sekolah)

(Sambutan Bapak Kepala Desa)

(Mauidhoh Hasanah)

(Penyerahan kenang-kenangan oleh wali murid)

(Penyerahan kenang-kenangan oleh siswa)


(Foto bersama murid dengan bapak Ibu guru)

(Foto bersama tamu undangan)

(Foto bersama Bapak Ibu Guru)
"Ketika ada pertemuan pasti ada perpisahan. Namun jangan jadikan perpisahan sebagai akhir dari persahabatan. Jadikan ini perpisahan yang kelak akan membawa pada tali silaturahim tanpa batas."
Selengkapnya